Bagaimana ku lukiskan maaf
Bila kanvas hati enggan kau buka
Bagaimana aku mendekati rindu
Bila sedetik kutemui kau berubah arah
Cahaya demi cahaya aku kirim mengawali senja
Untuk membuka selimut gelap dukamu dan marah
Hanya setetes embun mengalir setiap shubuh
Untuk melubangi hatimu yang berubah membatu
Bagaimana bisa ku dendangkan maaf
Bila partitur cinta sudah terkoyak
Bagaimana pula aku kuasa berteriak rindu
Bila kau bungkam mulut jiwa dengan benci yang lebam membiru
Setangkai demi setangkai aku letakkan mawar maaf
Di lantai yang berdindingkan tembok perih
Dapatkah ku rengkuh kau kembali berseri
'pabila ku turuti maumu ditinggal sendiri
14 September 2009
MaAF BiLa
maaf bila ku tak bisa berikan jiwaku
karna itu bukan punyaku
maaf bila ku tak sanggup mati untukmu
karna matiku bukan di tanganku
maaf bila ku tak bisa berikan hidupku padamu
karna hidupku pun bukanlah milikku
maaf mungkin bila aku tak bisa lagi berikan cinta
karna ku tak tahu masih adakah sisa cinta yang ku punya
setelah semua kuserahkan padamu
kini yang ku punya hanyalah ketulusan hatiku mencintaimu
dan semua sepenuhnya untukmu
karna itu bukan punyaku
maaf bila ku tak sanggup mati untukmu
karna matiku bukan di tanganku
maaf bila ku tak bisa berikan hidupku padamu
karna hidupku pun bukanlah milikku
maaf mungkin bila aku tak bisa lagi berikan cinta
karna ku tak tahu masih adakah sisa cinta yang ku punya
setelah semua kuserahkan padamu
kini yang ku punya hanyalah ketulusan hatiku mencintaimu
dan semua sepenuhnya untukmu
Langganan:
Postingan (Atom)